Tampilkan postingan dengan label Kolombia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kolombia. Tampilkan semua postingan

Menhan Terima Dubes Kolombia Dan China

JAKARTA-(IDB) : Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Rabu (15/8)  didampingi Direktur Kerjasama Internasional Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan (Dirkersin Ditjen Strahan) Kemhan Brigjen TNI Jan Pieter Ate, M.Bus, Kepala Pusat Komunikasi Publik Brigjen TNI Hartind Asrin dan Kepala Biro Tata Usaha Brigjen TNI Herry Noorwanto, M.A menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Kolombia untuk Indonesia H.E. Mr. Alfonso Enrique Garzan Mendez, di kantor Kemhan Jakarta. 

Kunjungan kepada Menhan kali ini merupakan kunjungan balasan dimana beberapa tahun yang lalu Menhan Purnomo Yusgiantoro pernah mengunjungi Kolombia dalam kapasitasnya sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Dikatakan Dubes Kolombia bahwa kunjungan Menhan sebagai Menteri ESDM waktu itu dianggap berhasil dan membawa kemajuan kearah yang positif di bidang Energi dan Sumber Daya Mineral. Dubes Kolombia berharap kunjungannya kali ini juga dapat membawa kemajuan kearah yang lebih baik dalam meningkatkan kerjasama di bidang Pertahanan.

Selain itu Dubes Kolombia juga berharap kerjasama bilateral di bidang Pertahanan dapat berjalan dengan baik sambil menunggu selesainya penyusunan draft kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) bidang Pertahanan. Kerjasama Pertahanan yang dapat dijalin diantaranya kerjasama di bidang pertukaran personalia, olahraga,  pengetahuan, counter terrorism termasuk kerjasama penanganan peredaran obat-obat terlarang.

Menanggapi apa yang dikatakan Dubes Kolombia, Menhan menjelaskan khusus mengenai terorisme dimana Indonesia akan menjadi tuan rumah joint exercise counter terrorism dalam ASEAN Defence Minister’s Meeting Plus yang diikuti 18 negara. Kedelapan belas negara tersebut terdiri dari 10 negara ASEAN ditambah delapan negara plus yaitu Amerika, Rusia, China, Korea Selatan, Jepang, India, Australia dan Selandia Baru yang akan mengikuti ASEAN Defence Minister’s Meeting Plus tahun depan. Direncanakan negara-negara peserta akan mengirim pasukan anti terorisme ke Indonesia Peace and Security Center (IPSC) di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Menhan berharap Indonesia dan Kolombia dapat bekerjasama dalam bidang sport atau military game yang akan diselenggarakan tahun depan di Rio de Janeiro, Brazil dimana Indonesia akan berperan aktif dalam committee. Selain itu juga diharapkan Kolombia dapat mengirimkan guru-gurunya untuk mengajar bahasa Spanyol di Indonesia sebagai bahasa pengantar negara Kolombia.

Dihari Yang Sama Menhan Juga Menerima Kunjungan Dubes China


Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Rabu (15/8), menerima kunjungan Duta Besar Republik Rakyat China untuk Indonesia Mr Liu Jian Chao, di Kantor Kemhan, Jakarta. 

Kedatangannya menemui Menhan untuk membicarakan mengenai isu terbaru dalam perundingan Laut China Selatan.



Sumber : DMC

AU Kolombia Tampilkan Pesawat Latih Pertama Rakitan di Kolombia

T-90 Calima. (Foto: Getty Images)

4 November 2010 -- Angkatan Udara Kolombia mempertunjukan pesawat latih militer pertama dibuat di Kolombia, Rabu (3/11), T-90 Calima direncanakan dirakit 25 unit sebelum akhir tahun 2011.

KASAU Kolombia Jenderal Julio Alberto Gonzalez, mengatakan saat jumpa wartawan bahwa pesawat Lancair Synergy (T-90 Calima) versi modifikasi dari Lancair Legacy FG, yang telah dirancang ulang oleh Lancair untuk kinerja tinggi misi pelatihan.

AU Kolombia membeli 25 pesawat dalam keadaan terurai dan siap dirakit dari Redmond, Oregon, Amerika Serikat. T-90 akan menggantikan T-41 Mescalero dan T-38 Mentor, saat ini digunakan untuk melatih pilot AU Kolombia.

Tiga T-90 dioperasikan tahun ini dan sisanya 22 pesawat pada 2011. Proyek pembelian 25 pesawat senilai 10,5 juta dolar, diungkapkan Jenderal Gonzalez.

T-90 Calima mempunyai panjang 22,5 kaki dan lebar sayap 28,8 kaki, kecepatan jelajah 160 knot.

(Photo: Getty Images)

(Photo: AP)


(Photo: Reuters)

Latin American Herald Tribune
/Berita HanKam